5 Amalan Penting di Bulan Ramadhan

Ramadhan bulan suci, bulan yang selalu didambakan kehadirannya dan menjadi bulan penuh amalan yang berlipat ganda pahalanya. Bulan di mana Allah memperbesar pahala, melipatgandakan ganjaran, dan membuka pintu-pintu kebaikan bagi orang-orang yang mengerjakan ibadah dan amal soleh. Bahkan para malaikat berseru kepada manusia dimalam Ramadhan: “Hai orang-orang yang berbuat baik teruskanlah dan wahai orang-orang yang berbuat kejelekan hentikanlah”. Dimalam awal ramadhan, pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup, serta setan-setan dibelenggu.”

Dari Abu Hurairah radhiyallohuanhu, beliau berkata, “Rasulullah shallallohu alaihi wasallam memberi kabar gembira kepada para sahabatnya dengan sabdanya:
قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ وَتُغَلُّ فِيهِ الشَّيَاطِينُ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ

Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang mubarak (diberkahi). Allah subhanahu wa ta’ala mewajibkan kepadamu puasa di dalamnya; pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan dibelenggu. Juga terdapat dalam bulan ini malam yang lebih baik dari seribu bulan, barangsiapa yang tidak memperoleh kebaikan lailatul qadr, maka ia orang yang terhalang dari kebaikan.” (HR. Nasa`i dan Ahmad)

Tahukah anda bahwa ada 5 amalan yang sangat penting dan kita harus berlomba-lomba untuk mendapatkan kesuksesan dari 5 amalan di bulan Ramadhan? Inilah kenapa warga LDII dianjurkan untuk meraih 5 sukses didalam bulan Ramadhan. Tentu saja 5 sukses ini harus dijalankan oleh setiap orang Islam, orang Iman diseluruh dunia karena Islam adalah Rahmatan lil’alamin. Islam adalah agama penutup zaman dan Rosululloh adalah Khotaman Nabiyyin (penutup para Nabi). Apakah 5 sukses itu?

1. Sukses Puasa Ramadhan
Puasa selama sebulan penuh wajib sukses kita jalankan, puasa berarti meninggalkan makan, minum dari mulai adzan subuh sampai adzan maghrib. Puasa dari hal-hal yang dilarang dan membatalkan puasa, seperti bersetubuh disiang hari.

Puasa di bulan Ramadhan merupakan penghapus dosa-dosa yang terdahulu apabila dilaksanakan dengan ikhlas berdasarkan iman dan hanya mengharapkan pahala dari Allah subhanahu wa ta’ala, Rasulullah shallallohu alaihi wasallam bersabda:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah subahanahu wa ta’ala, niscaya diampuni dosa-dosanya telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

2. Sukses Sholat malam (Taraweh) 
Dimalam-malam bulan Ramadhan ada sholat sunnah yang dimuakadkan atau ditekankan untuk selalu dikerjakan atau sering disebut sholat taraweh. Sholat taraweh ada yang mengerjakan 11 rokaat, ada juga 21 rokaat, yang pastinya ditutup dengan witir (ganjil) di akhir sholatnya. 
“Barang siapa berdiri (sholat) Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah
subahanahu wa ta’ala, niscaya diampuni dosa-dosanya telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

3. Sukses Membaca Al-Qur’an
Membaca Al-Qur’an menjadi kebiasaan Rosululloh selama hidupnya, dimana Rosululloh bersama dengan malaikat Zibril bertadarus dengan Al-Qur’an, dan diyakini oleh umat Islam bahwa turunnya Al-Qur’an juga di bulan Ramadhan yang dikenal dengan Nuzulul Qur’an. Memabaca satu huruf Al-Qur’an, Allah mencatat satu kebaikan dan satu kebaikan itu dilipatgandakan, bahkan setiap amalan di bulan Ramadhan dilipatkan hingga 1000 kebaikan sampai ila masya Allah. Berlomba-lomba untuk menghatamkan dan mengafalkan Al-Qur’an tentu saja menjadi kekhususan bagi Allah. Dalam suatu hadits diriwayatkan bahwa : “Allah akan memberikan mahkota kepada orang tua yang anaknya membaca Al-Qur’an yang terangnya mahkota itu lebih terang dari matahari didunia, seandainya mahkota itu ditempatkan dirumah kalian, maka apa persangkaan kalian kepada yang membacanya?”
4. Sukses Lailatul Qodar 
Ada satu malam berpangkat di salah satu 10 malam terakhir bulan Ramadhan yang Allah menurunkan pada malam tersebut malam yang lebih baik dari 1000 bulan, dialam malam Lailatul Qodar, malam dimana Allah menentukan Qodar setiap mahluknya. Suatu hari Rosululloh bercerita dan heran terhadap hamba Alloh yang selama hidupnya tidak pernah berbuat dosa dan selalu tunduk beribadah kepada Allah. Sehingga turunlah ayat Qodar yang didalam bulan Ramadhan itu ada satu malam yang Allah menerangkan lebih baik dari ibadahnya hamba tersebut. Bila dihitung 1000 bulan itu tak kurang dari 80 tahun. Maka apakah kita akan melewatkan malam Lailatul Qodar itu? 
Wahai orang-orang yang beriman….. jangan kita sia-siakan sehingga kita terlewatkan dari malam Lailatul Qodar itu, mari kita berlomba-lomba untuk mendapatkan pahalanya dengan iktikaf di 10 malam terakhir di masjid-masjid atau meningkatkan amalan di 10 malam terkahir Ramadhan. Kenapa di 10 malam terakhir? 
Dalam suatu hadits diceritakan, pada suatu hari Rosululloh sedang menjelaskan tentang malam berpangkat kepada sahabatnya karena didekat Beliau ada sahabat yang bertengkar, maka yang Beliau ingat adalah tanda-tanda malam berpangkat itu, yaitu dimana malam itu malam yang berair, sehingga ketika Beliau suzud maka membekas tanah di keningnya. Pagi hari Rosululloh melihat begitu cerah dan semangat meliputinya, itulah ciri-ciri malam Lailatul Qodar. Rosululloh menambahkan bahwa malam itu malam ganjil bulan Ramadhan.
5. Sukses Zakat Fitrah
Zakat fitrah merupakan perintah wajib dari Allah kepada setiap hamba yang telah ditentukan yaitu satu sok dari bahan makanan yang dalam keseharian kita makan atau kurang lebih 2,7kg. Zakat Fitrah juga sebagai penyempurna amalan Ramadhan sehingga sampai kepada Allah. Diriwayatkan dalam sebuah hadits bahwa amalam Ramadhan itu berputar-putar di atas langit dan yang bisa mengangkat sampai kepada Allah itu adalah zakat Fitrah. Zakat fitrah wajib didatangkan oleh setiap jiwa, dari yang baru lahir sampai lanjut usia.

About jemberldii

Membangun Aqidah Umat dengan Ilmu dan Hikmah, Berakhlakul Karimah dan Memiliki Kemandirian
This entry was posted in Amalan Ramadhan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s