Profesional Religius: Ratusan Peserta Rakerda antusias menerima materi mengenai kesekretariatan dan performance personality
Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Jember (16/3) menyusun kerja tahunan organisasi sebagai langkah nyata organisasi baik internal maupun eksternal sebagai rekomendasi kepada pemerintah daerah. Drs.H.Sunardi,MT menegaskan LDII sebagai ormas Islam di Indonesia harus mampu memberikan dakwah Islam yang menyejukkan dengan mengedepankan ukhuwah Islamiyah membina warga masyarakat Islam menuju suritauladan Rasululloh Solallohu ‘Alaihi Wasallam, dimana akhlak dan budi pekerti menjadi peranan sangat penting demi generasi emas Indonesia yang lebih baik. LDII dimasa dulu belum banyak dikenal oleh masyarakat harus mampu menunjukkan kerja nyata yang baik tidak hanya memberi contribusi positif kepada masyarakat dan pemerintah, melainkan saat ini harus meningkatkan leverage (daya ungkit) organisasi untuk menjadi ormas yang memberi inspirasi bagi ormas Islam lain di Indonesia, demikian esensi sambutan sekaligus semangat ketua DPD LDII Kabupaten Jember, Drs.H.Sunardi,MT dalam RAKERDA DPD LDII Kabupaten Jember, yang dilaksanakan di Aula Pondok Pesantren Minhajurrosyidin Andongsari Ambulu.
Rakerda LDII yang merupakan salah satu program tahunan LDII adalah amanah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi LDII. Rakerda tahun 2014 ini dihadiri oleh ratusan peserta dari seluruh pengurus DPD, PC, PAC dan Dewan Pembina. Dalam sambutannya, Sunardi menekankan pentingnya perubahan mindset warga LDII untuk dapat melakukan perubahan besar secara organisatoris. Organisasi merupakan kendaraan, media dan alat perjuangan LDII untuk memberikan kontribusi nyata membina ukhuwah kepada masyarakat. Untuk menjadi organisasi besar, LDII harus terus membina dan menyiapkan SDM yang professional religius, ujarnya. Semangat untuk menimba ilmu dan meresapi suritauladan Rosululloh Solallohu ‘Alaihi Wasallam adalah wajib dan harus dimiliki oleh segenap pengurus dan ummat Islam, LDII telah merekomendasikan 6 Thobiat luhur sebagai suritauladan Nabi Muhammad, menjadi penciri organisasi Lembaga Dakwah Islam Indonesia, yaitu : Rukun, Kompak, Kerjasama yang baik, Jujur, Amanah, dan Muzhidul Mujhid (hidup hemat, kerja mempeng tirakat banter hasilnya barokah).
Rakerda LDII tahun 2014 mengambil tema yaitu  “Dengan Rakerda Kita Wujudkan SDM yang Profesional dan Religius Menuju Organisasi Modern”
Akhmad Malik Afandi, SP selaku Steering Committee dan Pimpinan Sidang menyampaikan bahwa Rakerda LDII tahun 2014 telah menghasilkan beberapa rekomendasi terkait dengan pembinaan umat yang menjadi tujuan dasar organisasi LDII. Rekomendasi itu meliputi rekomedasi internal dan eksternal.  LDII merencanakan membuat radio khusus dakwah sebagai media amar ma’ruf lewat udara sebagai rekomendasi internal, dan mengajak semua masyarakat Jember untuk mensukseskan Pemilu 2014 atau tidak golput sebagai rekomendasi eksternal. LDII berpendapat bahwa dengan datang di TPS berarti ikut menentukan nasib bangsa ini 5 tahun ke depan, sehingga itu bagian dari ibadah yang akan mendapat pahala di sisi Alloh SWT. Untuk mensukseskan pemilu 9 April mendatang, warga LDII dipersilahkan memilih sesuai dengan hati nuraninya masing-masing. LDII memilih mempersilahkan warganya sebagai warga yang cerdas dan mampu memilah dan memutuskan pilihannya masing-masing sebagai ujud independen ormas Islam. LDII lebih menitik beratkan pembinaan akhlakul karimah dan mementingkan urusan Ibadah dan tempat-tempat ibadah bagi ummat. Belum lama DPD LDII Kabupaten Jember mengadakan asrama hadits Ibnu Majjah Jilid 3 (IM3) di PC dan PAC. Ilmu lebih utama dan lebih mencerdaskan ummat, ilmu ibaratkan lentera dan dapat menerangi kegelapan. Sebagaimana Rosululloh tatkala medapatkan wahyu, Allah memerintahkan untuk lebih dulu mengetahui ilmunya. “Fa’lam annahu laa ilaha illaloh
Alloh juga mengingatkan agar sebelum mengerjakan atau mengamalkan sesuatu harus sesuai dengan ilmunya.
 قَالَ اللهُ تَعَالَى : وَلاَ تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولاً . سورة الإسراء أية ٣٦
“Dan janganlah kamu mengerjakan sesuatu Amalan yang mana kamu belum tahu ilmunya, ketahuilah sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan penghayatan, kesemuanya itu pasti akan di pertanyakan kegunaannya.”
[Surah Al-Isro’ Ayat 36]
§  وَأَنَّ هَـذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ وَلاَ تَتَّبِعُواْ السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَن سَبِيلِهِ ذَلِكُمْ وَصَّاكُم بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Dan sesungguhnya ini (Al Quran) adalah jalanKu yang benar maka ikutilah, dan janganlah mengikuti sembarang jalan, maka akan tersesat kamu sekalian dari jalan Alloh”.
[Surah Al An’am ayat 153] 
§  3338/678 – مَالِكٌ؛ أَنَّهُ بَلَغَهُ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: «تَرَكْتُ فِيكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا: كِتَابَ اللهِ وَسُنَّةَ نَبِيِّهِ (1) » . موطأ الإمام مالك
… sesungguhnya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Aku (Nabi) telah meninggalkan kepada kamu sekalian dua perkara. Kalian tidak akan tersesat (pasti benarnya) selagi berpegang teguh pada keduanya, yaitu Kitabillah (Al Quran) dan Sunah Nabi (Al Hadist)”.
[Hadist Imam Malik fii Mautho’ No. 3338/678]
§  يَرْفَعِ اللهُ الَّذِيْنَ آمَنُوْا مِنْكُمْ وَالَّذِيْنَ أُوتُوْا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ … الأية* سورة المجادلة ١١
“Alloh mengangkat derajatnya orang-orang yang beriman dan orang-orang yang mempunyai ilmu.”
[Surah Al-Mujadalah Ayat 11]
§  …إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ (28)
…sesungguhnya yang takut kepada Alloh adalah dari hambaNya yang berilmu sesungguhnya Alloh Maha Mulya lagi Maha Pengampun.
[Surah Fatir (35) ayat 28]
§  5027 – حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مِنْهَالٍ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، قَالَ: أَخْبَرَنِي عَلْقَمَةُ بْنُ مَرْثَدٍ، سَمِعْتُ سَعْدَ بْنَ عُبَيْدَةَ، عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ، عَنْ عُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ القُرْآنَ وَعَلَّمَهُ»رواه صحيح البخاري
“Dari Nabi bersabda : “Sebaik-baiknya kalian adalah orang yang mau belajar dan mengajarkan Al-Quran.”
[Hadist Shohih Bukhori No. 5027 Kitabu Fadhoil Qur’an]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s