Nyantri di Pondok LDII Yuuk?

diriwayatkan dari hadits Adarimi dari Abdillah bin Robi’ah Nabi bersabda : “Tidak henti-hentinya manusia dalam kebaikan selama masih ada orang-orang awal (generasi tua) sehingga (generus) mau belajar. Maka ketika generasi tua sudah meninggal sebelum generasi akhir (generus) mau belajar maka rusaklah manusia.”

Senada dengan yang disampaikan guru kepada santri yang sedang mondok Ramadhan di LDII Kabupaten Jember, bahwa selagi generasi muda mau belajar ilmu agama kepada generasi tua dan para alim ulama maka boleh jadi agama Islam akan tetap jaya di bumi pertiwi, NKRI dan dunia. Sebab dalam sebuah hadits diriwayatkan, Ilmu Qur’an & Hadist ini akan hilang dan punah seiring dengan wafatnya atau meninggalnya para ulama sholihin. Pada akhir zaman nanti, orang mengenal agama hanya dari tulisan dan lafadz-lafadz akidah hanya sekedar terucap tanpa didasari pemahaman dan hikmahnya. Agama hanya ada dimulut dan di KTP saja dan itu sudah terbukti banyak orang mengaku Islam tanpa mengerjakan syareat Islam yang sesungguhnya. Oleh karena itu, sejak usia dini, anak-anak supaya diberi bekal keilmuan agama dan diteruskan sampai pra remaja, remaja, muda-mudi dan sampai tuapun ilmu harus terus dilestarikan dan di estafetkan kepada generasi selanjutnya.

Diriwayatkan dalam hadits Bukhori, suatu hari Nabi bersabda :

إِنَّ اللهَ لاَ يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنَ الْعِبَادِ وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ حَتَّى إِذَا لَمْ يُبْقِ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوْسًا جُهَّالاً فَسُئِلُوْا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوْا وَأَضَلُّوْا (رواه البخارى في كتاب العلم 

“Sesungguhnya Alloh tidak akan mencatub ilmu dengan cara mencabut ilmu itu dari hamba-hambanya, akan tetapi Alloh mencabut ilmu itu dengan cara mewafatkan para ulama, sehingga ketika tidak ada seorang ‘alim pun yang tersisa maka manusia menjadikan orang-orang yang bodoh sebagai pemimpin mereka, lalu ketika pemimpin yang bodoh itu ditanya maka mereka akan memberi fatwa dengan tanpa ilmu, akhirnya mereka sesat dan menyesatkan.”

Pada kenyataannya ilmu agama dibandingkan dengan ilmu dunia berbanding terbalik. Kalau ilmu dunia semakin lama semakin maju namun ilmu agama semakin lama akan semakin hilang. Sebagaimana diterangkan dalam hadits Addarimi, Nabi bersabda:
“Ambillah ilmu sebelum hilang. Bertanya para shohabat, Bagaimana ilmu bisa hilang wahai Nabi sedangkan kita ada Kitab Alloh?. Abi Umamah berkata; Maka Nabi marah, yang sebelumnya Nabi tidak pernah marah, kemudian Nabi bersabda, Rusak kalian, sudah ada pada Bani Isroil Kitab Taurat dan Injil tetapi keduanya tidak mencukupi bagi mereka. Sesungguhnya hilangnya ilmu bersama hilangnya pembawa ilmu itu, sesungguhnya hilangnya ilmu bersama hilangnya pembawa ilmu itu.”

Di bulan Ramadhan ini, semua ummat Islam sedang berlomba mencari Rahmat Alloh atas bulan yang penuh Rahmat dan ampunan. DPD LDII Kabupaten Jember secara serentak menggelar pondok Ramadhan di seluruh PC & PAC bertempat di Masjid-masjid dan mushalah-mushalah dengan segala kegiatan keagamaan. 5 Program sukses Ramadhan terus di laksanakan guna mencapai akhir kemenangan Ramadhan 1434H tahun 2013 ini. 

  1. Sukses Puasa Ramadhan selama satu bulan penuh tanpa putus dan dilanjutkan puasa 6 hari di bulan Syawal yang pahalanya kalau di hitung-hitung membandingi puasa 1 tahun penuh. Abu Ayyub Al-Anshari radhiallahu ‘anhu meriwayatkan, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :“Barangsiapa berpuasa penuh di bulan Ramadhan lalu menyambungnya dengan (puasa) enam hari di bulan Syawal, maka (pahalanya) seperti ia berpuasa selama satu tahun . (HR. Muslim).  
  2. Sukses Tadarurs Al-Qur’an, sebagaimana yang dilaksanakan Nabi di bulan Ramadhan selalu tadarus Al-Qur’an bersama Malaikat Jibril.
  3. Sukses Qiamullail, menjalankan ibadah sholat malam atau tarawih selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan.
  4. Sukses Lailatul Qodar, bahwa dalam 10 malam terakhir Ramadhan ada malam yang berpangkat yang pahalanya seperti ibadah 1000 bulan atau 80 tahun yaitu malam Lailatul Qodar. Sebagaimana yang dilaksanakan Nabi selama 10 malam terakhir melaksanakan Iktikaf di Masjid.
  5. Sukses Zakat Fitrah, sebagai penyempurna dan mengangkat pahala Rahamdhan serta mensucikan diri dari noda dan dosa.

About jemberldii

Membangun Aqidah Umat dengan Ilmu dan Hikmah, Berakhlakul Karimah dan Memiliki Kemandirian
This entry was posted in Nyantri di Pondok LDII yuuk. Bookmark the permalink.

One Response to Nyantri di Pondok LDII Yuuk?

  1. Alhamdulillah, LDII selalu mengobarkan semangat untuk terus menghidupkan Islam dengan memperbanyak mengaji. Semakin banyak ilmu semakin faham, semakin tunduk kepada Alloh. Kalau tidak punya ilmu akan hanya pinter debat dan menjelekkkan orang lain. Bravo LDII

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s