Resep Membina Keluarga Surgawi

Membina keluarga yang Sakinah-Mawaddah-Warohmah adalah dambaan baik semua muslim maupun non muslim. Mempunyai seorang nahkoda/pemimpin rumah tangga yang sholih, baik dan bertanggungjawab dalam membina dan memimpin keluarga adalah dambaan setiap wanita, apalagi dengan paras yang gagah, sehat, pekerja keras dan dari keluarga yang baik dan berada, berbudi pekerti luhur, anak-anaknya sholeh dan sholihah merupakan surga dunia bagi wanita yang menjadi pilihannya, begitu juga sebaliknya memiliki seorang istri yang sholihah, berbudi yang luhur, bertanggungjawab dalam mengurus rumah dan anak-anak adalah dambaan setiap lelaki, apalagi dengan paras yang cantik, sehat, berbudi pekerti luhur dan dari keluarga yang baik dan berada merupakan surga dunia bagi kaum lelaki.


Dari Abu Hurairah radliyallohu ‘anhu dari Nabi Shallallohu ‘Alaihi Wa Sallam, beliau bersabda : “Perempuan itu dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan karena agamanya, lalu pilihlah perempuan yang beragama niscaya kamu bahagia.” (Muttafaqun ‘Alaihi)


1. Memilih Istri atau Suami karena Harta:
Bagi sebagian orang harta boleh dibilang menjadi gerbang kesejahteraan dan kebahagiaan hidup, namun sadarkah bahwa harta itu akan lebih baik bagi hamba yang beriman, karena dengan keimanannya, harta itu akan ia pergunakan untuk infak, sodaqoh dan untuk ibadah kepada Alloh. Dan nikmat sehat itu lebih baik bagi orang yang kaya. 
Setiap orang pasti menghendaki menjadi orang kaya. Alloh sungguh maha arif dan bijaksana sehingga menjadikan manusia ada yang kaya, ada yang sedang dan ada yang miskin. Alloh menjadikan sebagian orang kaya untuk bisa berbagi dan mensodaqohkan sebagian hartanya kepada fakir miskin dan untuk menolong agama Alloh. Alloh juga mengancam kekayaan yang tidak digunakan dalam jalanNya kepada pemiliknya nanti akan diwujudkan ular yang botak dan menjadi siksaan bagi pemiliknya di akhirat nanti. Alloh menjadikan sebagian orang miskin untuk bisa membantu menjadi pekerja dari sebagian orang kaya sehingga dalam kehidupan ini bisa selaras dan saling membantu. Alloh mencepatkan hisabannya orang yang miskin didunianya 500 tahun lebih cepat dibandingkan menghisab orang-orang yang kaya semasa hidup didunianya. Rosululloh sendiri berdoa kepada Alloh agar digolongkan ke dalam orang-orang yang sedikit hartanya (melarat).


2. Memilih Istri atau Suami karena Keturunan:
Ibarat buah jatuh takkan jauh dari pohonnya, begitulah katanya keturunan yang baik bisa dilihat dari orang tuanya. Tahukah anda bahwa budi pekerti dan akhlakuk karimah seorang anak terbentuk dari lingkungan keluarga, teman dekat dan lingkungan sekitar atau masyarakat sekitarnya? Rosululloh SAW. sebenarnya telah mengatakan pada sahabat-sahabatnya bahwa “didalam diri kita ada segumpal darah, jika segumpal darah itu baik maka baiklah semuanya. sebaliknya jika segumpal darah itu jelek maka jeleklah semuanya. dialah hati” Rosululloh SAW. juga berwasiat untuk memilih teman yang sholeh sehingga ikut menjadi sholeh. “Orang yang berteman dengan penjual minyak wangi walaupun tidak mebeli akan tercium bau wanginya, sedangkan berteman dengan pandai besi akan terciup balu lebusnya”


3. Memilih Istri atau Suami karena Paras:
Memiliki istri yang cantik atau suami yang ganteng adalah dambaan setiap insan. Paras dan bodi biasanya menjadi pilihan pertama bagi setiap orang, karena paras dan bodi lebih menarik daripada harta dan keturunan apalagi agama, walaupun tidak semua memandang itu jadi pilihannya. Namun sebagian besar orang memilih karena parasnya yang ganteng atau cantik. Apalagi katanya kalau didampingi oleh perempuan cantik gak bakalan malu mendatangi hajatan atau undangan. Yaa… kalau pasangan cantik dan ganteng siii wajar yaaa…… terlepas dari semua itu bila keluarga bisa saling menetapi rukun, kompak dan kerjasama yang baik serta ditopang keimanan dan ketaqwaan, Insya Alloh akan lebih baik dan sorga dunia.

4. Memilih Istri atau Suami karena Agama:
Saat ini telah banyak orang beranggapan memilih pasangan hidup adalah atas dasar cinta dan kasih sayang. Cinta tanpa pacaran bagaikan sayur tanpa garam…..  lebih parah lagi…. kalau cinta harus bisa saling merasakan luar dalam, akhirnya napsu bejat setan mengalahkan segalanya, setelah merasakan banyak pasangan ditinggalkan, banyak bayi lahir tak tau siapa bapaknya lebih parah lagi banyak anak dibuang ditempat sampah, dibuang di kali, di buang di panti asuhan dan diperjual belikan (Naudzubillahimindzalik).
Alloh telah menjadikan manusia berpasang-pasangan dan Alloh niscaya maha pengasih dan bijaksana. Tahukah anda bahwa rizki, jodoh dan mati itu Alloh yang mengaturnya. Sekuat apapun cinta monyet anda kalau Alloh tidak berkenan, niscaya kehidupan cinta anda pasti akan hancur. Sebaliknya… selembut dan selemah apapun cinta anda jikalau Alloh telah berkehendak itulah jodoh anda maka Alloh akan memberikan pertolongan menjadikan keluarga yang sakinah-mawaddah-warohmah. Masih juga kurang percaya……????
Yakin deeeh…. Cinta itu akan terwujud dengan sendirinya walaupun tanpa harus berpacaran apalagi harus merenggut kesucian dengan iming-iming kesetiaan dan bukti cinta (gombal prettt) itu dalah perbuatan zina lakon-lakon bujuk rayu setan laknat jahanam.
Zina adalah dosa  sangat besar & sangat keji serta seburuk-buruk jalan nan ditempuh oleh seseorang berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala. Alloh bahkan melarang manusia untuk dekat-dekat dengan perbuatan zina seperti :
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَة وَسَاءَ سَبِيلًا

Artinya ” Dan janganlah kamu mendekati zina, karena sesungguhnya zina itu adalah faahisah (perbuatan keji) & seburuk-buruk jalan (yang ditempuh oleh seseorang)” [Al-Israa: 32]
 Contoh-contoh pelanggaran yang mendekati zina:

  1. berduaan laki-laki dan perempuan yang bukan mahromnya;
  2. bersalaman laki-laki dan perempuan yang bukan mahromnya;
  3. memandang perempuan yang bukan mahromnya secara berlebihan;
  4. duduk bersama perempuan yang bukan mahromnya;
  5. dll yang mengarah ke pelanggaran laki-laki dan perempuan.
Alloh juga mengancam kepada pelaku zina, 6 siksaan baginya, yaitu :
3 siksaan di dunia :
  1. hilangnya wibawa; coba banyangkan…. ketangkap basah trus di geruduk warga dicaci dan dimaki dipertontonkan orang banyak kadang di pukul dan di pentung atau di gampar sama orang sak RT, hilang sudah wibawanya, cacat di masyarakat, apalagi disisi Alloh;
  2. memendekkan umur; hukum Islam bagi yang lajang atau perawan yang melakukan zina hukumnya di cambuk 100 kali, sedangkan bagi yang bersuami atau beristri atau janda atau duda hukumannya diranjam sampai mati;
  3. mewariskan kefakiran; anak hasil zina tidak berhak mewaris atas si pelaku zina;

3 siksaan di akhirat :

  1. Murka Alloh atasnya; Alloh dan Rosulnya serta semua mahluk yang di langit dan dibumi melaknatinya;
  2. Jeleknya hisaban; lebur semua amal baiknya dan Alloh mengecap lepas imannya;
  3. Siksa Neraka; jika tidak mau bertobat dan melaksanakan kafarohnya wajib atasnya siksa neraka, dan Alloh sangat murka atas perbuatan zina.

Rosululloh SAW. memerintahkan kepada umatnya pertama untuk memilih seorang istri atau suami adalah dari agamanya. Dengan iman dan ketaqwaan seseorang maka boleh dipastikan akhlaknya baik, berbudi luhur dan penuh tanggungjawab, barulah lihat paras, keturunan dan kekayaannya. Nah jika anda menemukan kesemuanya maka barbahagialah karena Alloh memberikan surga dunia dengan mendapatkan pendamping hidup yang sholih atau sholihah. 
Dengan pedoman hidup di bawah ini, insya Alloh keluarga kita akan menjadi keluarga seperti tersebut di atas:

Menjadi suami atau istri yang saling membantu meningkatkan derajat surga pendamping, berusaha berilmu, saling menjaga perasaan, keporo ngalah, menyelesaikan segala permasalahan dengan baik, jujur, amanah dan bersyukur, berdoa dan berpelukan mesra.

About jemberldii

Membangun Aqidah Umat dengan Ilmu dan Hikmah, Berakhlakul Karimah dan Memiliki Kemandirian
This entry was posted in Keluarga Sorgawi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s