Konsolidasi DPD LDII Kabupaten Jember

Konsolidasi DPD LDII Kabupaten Jember

Minggu (18/12) DPD LDII Kabupaten Jember melaksanakan konsolidasi organisasi dihadiri oleh pengurus harian DPD LDII, Dewan Pembina dan ketua serta sekertaris PC dan PAC se-Kabupaten Jember, bertempat di Gedung Serbaguna Komplek Pondok Pesantren Minhajurrosyidin Ambulu. 

Diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh peserta, acara tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar. Dalam kesempatan itu Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, Drs. Sunardi, MT menjelaskan bahwa DPD LDII Kabupaten Jember secara legalitas formal telah eksis di Kabupaten Jember serta telah mengalami perubahan dan kemajuan yang besar. Hal ini telah dipaparkan kepada Bupati Jember, Ir.H.MZA. Djalal, M.Si pada audiensi antara DPD LDII Kabupaten Jember dengan Bupati (13/12).
Sunardi menjelaskan bahwa selama dua periode kepemimpinan LDII oleh Prof.Dr.Ir.KH.Abdullah Syam, M.Sc, statitik LDII secara Nasional telah mengalami perkembangan yang sangat membanggakan, seperti dijelaskan dalam statistik berikut :
  • DPD Provinsi    +18%   dari 27      menjadi 32
  • DPD Kab/Kota  +23%   dari 245    menjadi 302
  • PC Kecamatan +12%   dari 1462 menjadi 1637
  • PAC Kelurahan +53%   dari 2942 menjadi 4500an



Sementara Statistik LDII Provinsi Jatim, 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur dari hasil Musda Mei 2005 sudah ada DPD LDII Kabupaten/Kota. Di Jember sendiri, DPD LDII Kabupaten Jember tercata 26 PC LDII tingkat Kecamatan. Dalam artian LDII semakin tumbuh berkembang dan menjadi organisasi yang besar. Dalam rangka itu Sunardi mengajak kepada semua PC dan PAC untuk terus mensinergikan kerjanya demi membesarkan dan memajukan LDII. Sunardi juga menghimbau kepada Ketua dan Sekertaris PC untuk selalu meminta petunjuk dan arahan kepada MUI di tingkat Kecamatan dan menjalin silaturrohim dengan ormas keagamaan seperti NU, Muhammadiyah dll. dalam rangka menjalin Ukhuwah Islamiyah sebagaimana yang telah dilakukan oleh DPD LDII Kabupaten Jember. Sunardi juga mengatakan bahwa DPD LDII Kabupaten Jember telah mendaftarkan diri sebagai ormas keagamaan di Bakesbangpollinmas dan Insya Alloh tinggal menunggu dalam waktu dekat akan diterbitkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Bakesbangpollinmas Jember. Hubungan baik LDII dengan ormas keagamaan lain seperti NU, Muhammadiyah, Dewan Dakwah Islam Indonesia dan ormas keagamaan lain telah terjalin dengan baik, untuk itu kepada semua PC dan PAC diharapkan dapat meneruskan tali silaturrohim dengan tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya. 



Dr. Ir. Miswar, M.Sc Wakil Ketua DPD LDII Kabupaten Jember dalam materi yang disampaikannya tentang Sumber Daya Manusia (SDM) menghimbau kepada semua ketua dan sekertaris PC dan PAC untuk bisa meniru dan mencontoh perjuangan para Nabi dan para Sohabat  serta tokoh-tokoh besar Muslim Nasional Indonesia. 


Sementara itu Shodiq Mahmud, S.Pd dalam pemaparannya kepada peserta konsolidasi harus memahami dan melaksankan yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) LDII yang telah menjadi hasil MUNAS VII LDII 2010 di Surabaya dengan terpilihnya Prof.Dr.Ir.KH.Abdullah Syam,M.Sc sebagai ketua Umum LDII masa bakti 2011-2015.


Sekertaris DPD LDII Kabupaten Jember Ahamd Malik Affandi, S.P memaparkan kepada semua peserta konsolidasi tentang 8 butir klarifikasi yang dikeluarkan oleh Dewan Pimpinan Pusat  LDII. Adapun 8 Butir Klarifikasi LDII itu yaitu:   

  1. Visi dan Misi LDII
  2. LDII bukan penerus gerakan Islam Jmaah ,akan tetapi LDII sebagai Pembina.
  3. Tidak menganut  sistim Keamiran, akan tetapi LDII mengambil nilai-nilai ilmu kepemimpinan sebagai ro’in ( pemimpin) yang di beri nama sesuai Fungsinya. Contoh untuk Organisasi LDII , disebut Dewan Pimpinan menurut jenjangnya., Ketua Pondok , dan  Imam masjid .
  4. LDII tidak mengkafirkan umat Muslim di luar LDII, karena ini bertentangan dengan hukum Alloh. (man Kafaro Mukminan fa huwa Kafirun)
  5. Mesjid LDII terbuka untuk Umum dan LDII sebagai Ormas Islam tidak memiliki Masjid, akan tetapi diserahkan sebagai pengelola kegiatan pembinaan agama Islam.
  6. LDII dalam pengayaan ilmu tidak saja dari alumni pondok LDII saja, akan tetapi belajar dari institusi lain.
  7. LDII tidak pengajarkan kepada warganya untuk tidak di imami oleh imam diluar LDII, akan tetapi dalam menentukan Imam sholat disuatu Mesjid, harus merujuk kepada aturan yang sudah ada.
  8. LDII menerima landasan berpikir keagamaan sebgaimana yang telah ditetapkan oleh MUI ( Metode berpikir dan Metode gerak).

Dalam rangka melaksanakan 8 butir klarifikasi LDII tersebut, DPD LDII Kabupaten Jember telah mengundang beberapa tokoh agama dan masyarakat baik dari MUI, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Departemen Agama dan tokoh pemerintahan untuk memberikan Tausiyah kepada warga LDII dalam acara pengajian umum yang dilaksanakan oleh DPD LDII Kabupaten Jember yang secara rutin dilaksanakan setiap bulan sekali.

About jemberldii

Membangun Aqidah Umat dengan Ilmu dan Hikmah, Berakhlakul Karimah dan Memiliki Kemandirian
This entry was posted in Konsolidasi DPD LDII Jember. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s