Alloh Memerintahkan untuk Berbuat Baik pada Orang Tua (Ridlo Ibumu – Karena Ridlo-Nya, Murka Ilahi Karena Murkanya )


Sekiranya senandung lagu “Keramat” citpaan Bang Rhoma Irama ini bisa menyadarkan anak-anak remaja yang semarak berubah brutal dan tak terkendalikan. Lebih hina lagi ketika sang anak sudah berani terhadap orang tua apalagi kepada seorang ibu yang telah melahirkannya, tak sadarkah….. seorang ibu dengan masa 9 bulan kalian dalam kandungannya? Tanpa rasa lelah seorang ibu mengandung kalian, sejak kalian hanyalah setetes darah yang menggumpal membawa keaadaan sang ibu susah makan bahkan muntah saat umur kalian menginjak 2-4 bulan dalam kandungan? ditiupnya roh atas diri kalian yang sekarang berubah congkak berbunga kesombongan dan berbuah ketidak patuhan dan kedurhakaan (Naudzubillahiminzalik). Sungguh saat itu seorang ibu dengan kandungan mulai membesar, makan tak enak tidurpun tak nyenyak kadang kala kalian menyusahkan dalam kerewelan dikala pagi, siang dan malam. Budi ibu yang takkan kalian rasakan manakala mereka berjuang antara hidup dan mati untuk mengeluarkan kalian ke dunia yang sekarang kalian perbuat dengan segudang kesombongan. Sungguh….. sadarlah wahai kawan, sobat, cak, ning, abang, akang, adek, cebing, kacung, kacong, ………. berbuat baiklah kepada orang tua apalagi pada seorang Ibu. Telah banyak contoh anak-anak durhaka dikisahkan baik dalam dongeng tidurmu maupun dalam kisah nyata Malin Kundang?

Alloh Ta’ala berfirman,


وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.”(QS. Al Isra’: 23)

Dalam beberapa ayat, Alloh selalu menggandengkan amalan berbakti pada orang tua dengan mentauhidkan-Nya dan larangan berbuat syirik. Ini semua menunjukkan agungnya amalan tersebut.

AllohTa’alaberfirman,

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

“Sembahlah Alloh dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan
berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak.”(QS. An Nisa’: 36)

قُلْ تَعَالَوْا أَتْلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ أَلَّا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

“Katakanlah: “Marilah kubacakan apa yang diharomkan atas kamu oleh Tuhanmu yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapa.”(QS. Al An’am: 151)


وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ
بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ (13) وَوَصَّيْنَا
الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ
وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ
الْمَصِيرُ (14

“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Alloh, sesungguhnya mempersekutukan (Alloh) adalah
benar-benar kezaliman yang besar”. Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun . Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya
kepada-Kulah kembalimu.” (QS. Luqman: 13-14)


وَوَصَّيْنَاالْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا
وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْرًا حَتَّى
إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ
أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى
وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي
ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa
dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo’a: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri ni’mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai. berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan)
kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”.” (QS. Al Ahqaf: 15)

Masih kurang puas?
Hai Jangan mentang-mentang punya memandang orang dengan sebelah mata
Itu Kesombongan
Itu Keangkuhan
Bukan pakaianmu tapi pakaian Tuhan
Yang berhak disembah oleh segenap Alam
Bukankah kalian dilahirkan telanjang?… tanpa sehelai benang?
Kalian itu dijadikan dari tetes air hina
Lalu Allohlah yang menyempurnakan

Begitulah kata Bang Rhoma Irama : “Ungdzur Maqila Walaa Ttangdzur Manqola

About jemberldii

Membangun Aqidah Umat dengan Ilmu dan Hikmah, Berakhlakul Karimah dan Memiliki Kemandirian
This entry was posted in Berbuat baik pada Orang Tua. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s