Untuk mengetahui LDII maka harus dari LDII bukan dari yang lainnya, karena informasi yang salah, tentunya akan memberikan kesimpulan yang salah.

Apakah Syarat Untuk Menjadi Anggota LDII?

Berdasar pada AD Pasal 10, syarat untuk menjadi anggota LDII adalah Warga Negara RI, yang :
a. Percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa,
b. Setia kepada Pancasila dan UUD 45,
c. Menyatakan diri dengan sukarela menjadi anggota LDII,
d. Menerima menyetujui dan sanggup taat terhadap keputusan musyawarah/rapat dan Peraturan Organisasi,
e. Bersedia mengikuti segala kegiatan sesuai dengan Program Kerja Organisasi.

 

 

 

Apa Program Kerja LDII?

Program Kerja DPP LDII mengacu kepada Catur Sukses LDII, yaitu :
1. Sukses dalam peningkatan kinerja organisasi.
2. Sukses dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.
3. Sukses dalam pemberdayaan potensi LDII.
4. Sukses dalam peran serta sosial dan kemasyarakatan

Bagaimana Struktur Organisasi LDII?

Berdasar Pasal 12 Anggaran Dasar LDII, Struktur Organisasi LDII terdiri dari :
a. Dewan Pimpinan Pusat (DPP), untuk tingkat Pusat.
b. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Propinsi.
c. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten dan Kota.
d. Pimpinan Cabang (PC), untuk Kecamatan.
e. Pimpinan Anak Cabang (PAC), untuk tingkat Kelurahan dan Desa.

Apakah Motto LDII?

Ada 3 Motto LDII, ialah :
Motto Pertama : (QS. Ali Imron, No. Surat: 3, Ayat: 104)
Yang Artinya : “Dan hendaklah ada diantara kamu sekalian segolongan yang mengajak kepada kebajikan dan menyuruh pada yang ma’ruf (perbuatan baik) dan mencegah dari yang munkar (perbuatan tercela), mereka itulah orang-orang yang beruntung”.

Motto Kedua: (QS. Yusuf, No.Surat: 12, Ayat: 108)
Yang Artinya : “Katakanlah inilah jalan (agama) – Ku, dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Alloh dengan hujjah (dalil/dasar hukum) yang nyata. Maha suci Alloh dan aku tidak termasuk golongan orang yang musyrik”.

Motto Ketiga:  (QS. An-Nahl, No.Surat: 16, Ayat: 125)
Yang Artinya : “Serulah (semua manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan yang lebih baik”.

Apakah Tujuan LDII?

Sesuai Anggaran Dasar Pasal 5 Ayat 2, LDII bertujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang Islami, serta turut serta dalam pembangunan masyarakat Indonesia seutuhnya, yang dilandasi oleh keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa guna mewujudkan masyarakat madani yang demokratis dan berkeadilan sosial berdasar Pancasila, yang diridhoi Allohu Subhaanahu Wa Ta’alaa.

Bagaimana Sejarah Berdirinya LDII?

LDII pertama kali berdiri pada tahun 1972 dengan nama Yayasan Lembaga Karyawan Islam. Pada Musyawaroh Besar (Mubes) tahun 1981 namanya diganti menjadi Lembaga Karyawan Islam (LEMKARI), dan pada Mubes tahun 1990, atas dasar Pidato Pengarahan Bapak Sudarmono, SH.Selaku Wakil Presiden dan Bapak Jenderal Rudini sebagai Mendagri waktu itu, serta masukan baik pada sidang-sidang komisi maupun sidang Paripurna dalam Musyawaroh Besar IV LEMKARI tahun 1990, selanjutnya perubahan nama tersebut ditetapkan dalam keputusan, MUBES IV LEMKARI No. VI/MUBES-IV/ LEMKARI/1990, Pasal 3, yaitu merubah nama organisasi dari Lembaga Karyawan Dakwah Islam yang disingkat LEMKARI yang sama dengan akronim LEMKARI (Lembaga Karate-Do Indonesia), diubah menjadi Lembaga Dakwah Islam Indonesia, yang disingkat LDII.

Apakah LDII Sebagai Ormas Yang Berbadan Hukum?

Ya, LDII Sebagai Ormas yang Berbadan Hukum:

a). Dasarnya, yaitu Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI No. AHU-18. AH.01.06. Tahun. 2008, Tanggal, 20 Pebruari 2008.

b). Isi Keputusan:
PERTAMA: Memberikan Pengesahan Akta Pendirian: LEMBAGA DAKWAH ISLAM INDONESIA disingkat LDII, NPWP. 02.414.788.6-036.000 berkedudukan di Ibukota Negara Republik Indonesia, sebagaimana anggaran dasarnya termuat dalam AKTA Nomor 01 tanggal 03 Januari 1972 yang dibuat oleh Notaris Mudijomo berkedudukan di Surabaya dan Akta Nomor 13 Tanggal 27 September 2007, yang dibuat di hadapan Notaris Gunawan Wibisono, SH, berkedudukan di Surabaya dan oleh karena itu mengakui lembaga tersebut sebagai badan hokum pada hari pengumuman anggaran dasarnya dalam Tambahan Berita Negara Republik Indonesia.

KEDUA: Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia ini disampaikan kepada yang bersangkutan untuk diketahui dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Apakah LDII itu?

LDII adalah singkatan dari Lembaga Da’wah Islam Indonesia, merupakan organisasi kemasyarakatan yang independen, resmi dan legal yang mengikuti ketentuan UU No. 8 tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan, Pasal 9, ayat (2), tanggal 4 April 1986 (Lembaran Negara RI 1986 nomor 24), serta pelaksanaannya meliputi PP No. 18 tahun 1986 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 5 tahun 1986 dan Aturan hukum lainnya. LDII, memiliki Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART), Program Kerja dan Pengurus mulai dari tingkat Pusat sampai dengan tingkat Desa. LDII sudah tercatat di Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbang & Linmas) Departemen Dalam Negeri.
LDII merupakan bagian komponen Bangsa Indonesia yang berada dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia Berdasarkan Pancasila dan UUD 45.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s