Pengakuan Orang Terdekat M. Syarif (Pelaku Bom Masjid Mapolresta Cirebon)

pelaku bom bunuh diri cirebon - moh syarif almarhumMuhammad Syarif, warga RT 03 RW 05 Kelurahan/Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon. Pelaku bom bunuh diri di Masjid Az Zikra Mapolresta Cirebon, Jumat (15/4) siang, mulai mendapatkan keterangan dari orang-orang terdekatnya.

Berdasarkan informasi dari paman pelaku yang ber nama Elang Rasyid (62), warga Pekalipan, Syarif selama ini tinggal di Kabupaten Majalengka bersama istrinya. Syarif merupakan putra dari Gofur (60) dan Ratu Srimulat. Rasyid mengatakan, dia dan seorang adik Syarif yang bernama Toni, didatangi pihak kepolisian yang kemudian membawa mereka ke rumah istri Syarif di Kabupaten Maja- lengka, Jumat (15/4) malam. Hal itu dilakukan untuk mencocokkan foto pelaku.
”Bagian wajah dari hidung ke atas memang mirip,” ujar Rasyid.
Rasyid menambahkan, pihak kepolisian kemudian membawa Gofur dan Toni ke Jakarta pada Jumat (15/4) sekitar pukul 22.00 WIB. Diperkirakan, hal itu dilakukan untuk pemeriksaan DNA yang akan dicocokkan dengan korban tewas yang diduga Syarif.

M. Syarif Stress

Jejak rekam tentang Syarif pun mulai terungkap.  Ketua RT 003/06, Pekalipan, Cirebon, Sopandi menyatakan kepada wartawan, bahwa Syarif dikenal warga sebagai pria yang stress dan kerap berbuat tindakan di luar batas.

“Dia pernah membubarkan sekumpulan pemuda yang sedang mabuk sambil memecahkan botol. Tapi mereka tidak melawan, karena mereka menganggap Syarif stres,” kata Sopandi kepada wartawan, Sabtu (16/4).
Selain itu, Syarif juga dikenal keras dan temperamental. Dia pernah kedapatan memukuli adik kandungnya sendiri. “Dia memang tidak akrab dengan keluarganya, apalagi dengan warga lainnya,” tandasnya.
Syarif terakhir berada di kampung Pekalipan sekitar setahun yang lalu. Namun, dia tidak lagi muncul setelah menikah dengan seorang perempuan asal Majalengka.

Menurut Elang Rasid, warga Gang Gajah Mada, Kelurahan/Kecamatam Pekalipan, foto pelaku bom bunuh diri yang disiarkan Mabes Polri tersebut mirip dengan keponakannya sendiri, Muhammad Syarif warga Blok Astanagari, Pekalipan, Cirebon.
“Dilihat dari foto yang disiarkan polisi di televisi mirip M Syarif,” ujar Rasid saat dijumpai dirumahnya, Sabtu (16/4).

Sebagaimana diketahui, usai polisi menggelar jumpa pers dan menampilkan wajah dan ciri-ciri pelalaku bom bunuh diri. Tiba-tiba ada seorang pria bernama Elang Rasid (61) mengaku bahwa pria tersebut adalah anggota keluarganya.
Berita terkait

About jemberldii

Membangun Aqidah Umat dengan Ilmu dan Hikmah, Berakhlakul Karimah dan Memiliki Kemandirian
This entry was posted in Pengakuan Orang Terdekat M.Syarif. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s