>Mewaspadai Tempat-Tempat Masuknya Syetan Penjerumus Manusia

>Syetan masuk ke dalam diri seseorang untuk merusak dan menyesatkan itu melalui beberapa hal yaitu :

1. Kebodohan

Kebodohan itu mematikan hati dan membtakan penglihatan sehingga orang yang bodoh itu tidak mengerti mana yang baik dan mana yang jahat, mana yang sunnah dan mana yang bid’ah mana yang halal dan mana yang haram, mana yang haq dan mana yang batal, begitu seterusnya.

Karena keadaannya yang demikian maka syetan memanfaatkan kebodohan ini untuk merusak dan menyesatkan manusia. Untuk itu Alloh melarang menjadi orang bodoh. Alloh berfirman:

“Dan jika Alloh menghendaki, niscaya Alloh mengumpulkan mereka di atas petunjukNya, maka jangan sekali-sekali kalian menjadi orang yang bodoh.”

Nabi Musa ‘alaihis salam pernah berdo’a:

“Berkata Musa : aku berlindung kepada Alloh bahwa aku termasuk orang yang bodoh.”

2. Marah

Marah itu termasuk tempat masuknya syetan yang besar dan perangkapnya. Syetan mempermainkan kemarahan seseorang dalam rangka menyesatkan pelakunya itu seperti anak kecil mempermainkan bola seenakny, begitu mudahnya orang yang marah itu dipalingkan dari kebenaran sehingga mulut yang biasa sopan bisa mengeluarkan kata-kata jorok, kasar, bisa mencaci maki, mengumpat, mencela, mencemooh dan lain-lain.Anggota badannya bisa tak terkendali, sehingga memukul, menyerang, merobek-robek, melukai, membunuh dan lain-lain yang jelek. Hati orang yang marah dipenuhi rasa dengki, iri hati, menyimpan dendam terhadap orang yang dimarahi.

عَنْ
أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلاً قَالَ لِلنَّبِيِّ
صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَوْصِنِي، قَالَ : لاَ تَغْضَبْ
فَرَدَّدَ مِرَاراً، قَالَ: لاَ تَغْضَبْ [رواه البخاري]
Dari
Abu Hurairah radhiallahuanhu sesungguhnya seseorang bertanya kepada
Rasulullah sholallohu ‘alaihi wa sallam : (Ya Rasulullah) nasihatilah
saya. Beliau bersabda : Jangan kamu marah. Beliau menanyakan hal itu
berkali-kali. Maka beliau bersabda : Jangan engkau marah.

“Bersabda Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam : sesungguhnya aku mengerti satu kalimat yang kalau dia mengucapkannya niscaya hilang marah yang ia temui yaitu:

اعوذ بالله من الشيطان الرجيم

 3. Cinda Dunia

Sesungguhnya syetan telah menghiasi dunia dengan gebyarnya dalam hati kebanyakan manusia sehingga mereka condong pada dunia dan merasa senang dengan dunia, mereka berlomba-lomba mencari dunia dengan sungguh-sungguh, dunia dijadikan tujuannya. Mereka saling memenci dan saling dengki karena dunia. Maka Iblis pun memanfaatkan sedemikian rupa sehingga manusia menjadi sesat. .

“Sesungguhnya Rosullulloh Shollallohu Alaihi Wasallam bersabda :
demi Alloh, bukan fakir yang aku khawatirkan, tetapi aku khawatir
terhadap dunia yang dibentangkan kepada kalian seperti telah
dibentangkan kepada manusia sebelum kalian, maka kalian berlomba
mendapatkannya seperti mereka berlomba-lomba untuk mendapatkannya,
lantas dunia merusak kalian seperti halnya telah merusak mereka.”

4. Panjang angan-angan.

Seorang hamba jika panjang angan-angannya, dia akan melakukan
pekerjaan dengan sungguh-sungguh dan cenderung tidak memperdulikan
waktu, dia akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai apa yang
diangan-angan oleh hatinya, meramalkan dunia dengan berbagai macam
usahanya dan akan merobohkan sendi-sendi kepentingan akhiratnya.

“Rosululloh Shollallohu Alaihi Wasallam bersabda : Dari Abi Huroirah
berkata : aku mendengar Rasululloh bersabda : tidak henti-hentinya hati
orang tua itu tetap muda dalam dua hal yaitu dalam cinta terhadap dunia
dan panjangnya angan-angan.”

Jika kita mengerti tinggal berapa sisa
umur kita dan sudah berapa umur yang kita lewati niscaya kita akan hidup
lebih berhati-hati dalam menggapai apa yang kita angan-angankan, dan
niscaya kita lebih senang untuk menambah amal kita dan lebih senang
memperpendek apa yang diinginkannya. Kita akan lebih merasa keberadaan
kita di dunia seperti orang asing atau seperti orang yang sedang
menyeberang jalan.

“Rosululloh Shollallohu Alaihi Wasallam bersabda : Jadilah kamu di dunia seolah-olah kamu itu orang asing atau orang yang
menyeberang jalan. Untuk itu Ibnu Umar berkata :  Jika engkau ada
pada sore hari maka jangan kamu menunggu datangnya waktu pagi, dan jika
engkau ada pada pagi hari jangan kamu menunggu datangnya sore hari,
ambillah sehatmu untuk sakitmu dan hidupmu untuk matimu.”

“Rosululloh
Shollallohu Alaihi Wasallam bersabda : Gunakanlah lima sebelum lima ;
gunakanlah masa mudamu sebelum masa tuamu, sehatmu sebelum sakitmu,
kayamu sebelum fakirmu, longgarmu sebelum sibukmu dan hidupmu sebelum
matimu”

Ingat janganlah angan-anganmu sebagai tempat masuknya syetan
untuk mempermainkanmu dengan adanya angan-angan yang muluk-muluk padahal
kosong belaka, sehingga waktumu hanya habis untuk kesibukan-kesibukan
duniamu saja dan mengorbankan akhiratmu.

5. Keinginan

Syetan masuk ke dalam diri seseorang itu melalui keinginannya, dengan
keinginannya yang tidak terkontrol maka seseorang bisa rusak agamanya.

“Rosululloh Shollallohu Alaihi Wasallam bersabda : Tidak ada dua
srigala yang lapar yang dilepas di tengah-tengah kambing itu lebih
merusak pada kambing daripada keinginan seseorang pada harta dan pangkat
(dunia) lebih merusak pada agamanya.

Maksudnya keinginan seseorang
terhadap harta dan pangkat dunia itu lebih merusak agama daripada dua
srigala lapar yang ada di tengah-tengah kambing merusak pada kambing.

6. Kikir

Syetan menakut-nakuti manusia dengan dibayang-bayangi kefakiran
supaya seseorang tidak mau infaq, shodaqoh, zakat atau ngebosi
kelancaran agama.

“Alloh berfirman : Syetan menjanjikan kefakiran
kepadamu dan menyuruh yang jahat, dan Alloh menjanjikan kepadamu
pengampunan dan keutamaan dariNya, Alloh itu maha luas rezekinya dan
maha mengetahui. Padahal dengan jelas Alloh menjanjikan kebahagiaan
bagi orang yang tidak bakhil.” 

ۚ وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“Alloh berfirman : Barangsiapa dijaga dari
kekikiran dirinya maka mereka itulah orang-orang yang berbahagia.

7. Sombong

Sombong termasuk tempat masuknya syetan, dengan sombong syetan
membawa manusia untuk menolak yang haq dan tetap dalam kebatilan,
akhirnya seseorang menjadi orang yang hina, asor, jatuh, mati masuk
neraka. Orang yang sombong itu bodoh, tidak mengerti hakekat dirinya,
kalau dia mengerti mestinya dia tidak sombong. Apa sih artinya sombong
bagi makhluk yang diciptakan dari tanah dan akan kembali jadi tanah dan
dimakan oleh ulat tanah.

“Rosululloh Shollallohu Alaihi Wasallam
bersabda:  Tidak masuk surga orang yang ada dalam hatinya seberat semut
hitam dari kesombongan.”

“Kemulyaan itu pakaianKu dan sombong itu
selendangKu, maka barang siapa menandingiKu tentang sesuatu dari
keduanya, maka pasti Aku menyiksanya.”

8. Senang dipuji

Jika seseorang itu senang dipuji atas perbuatannya yang baik maka
syetan akan meneruskan rasa senang dipuji itu sampai timbul ujub
terhadap dirinya, merasa pol sendiri, meremehkan orang lain. Maka dari
itu Nabi menilai orang yang memuji temannya sama halnya dengan memotong
lehernya.

“Dari Abi Bakroh : sesungguhnya ada seseorang disebut-sebut di
sisi Nabi Shollallohu Alaihi Wasallam, lantas seseorang yang lain
memuji kepadanya, maka Nabi bersabda : kasihanilah dirimu, engkau telah
memotong leher temanmu (beliau berkata begitu berulang-ulang), jika
salah satu dari kalian tidak bisa tidak kecuali mesti memuji, maka
katakanlah aku menyangka begini-begini walaupun dia melihat memang
demikian dan penghitung sebenarnya adalah Alloh dan tidak boleh
menganggap suci seseorang atas Alloh.”

9. Pamer

Sesungguhnya riya` (pamer) itu salah satu pintu dari beberapa pintu
dimana syetan masuk dari padanya ke dalam hati seseorang, maka dari itu
wajib bagi seorang muslim yang menginginkan mendapat surga dan selamat
dari neraka untuk menyaring hatinya jangan sampai ada niat yang berubah
dari karena Alloh menjadi karena selain Alloh (salah niat). Amalannya
juga supaya diteliti terus jangan sampai dicampuri dengan kerancuan
riya`, kalau ada harus segera dibersihkan. Riya` ialah berpalingnya hati
dari karena Alloh menjadi karena selain Alloh atau karena dunia atau
karena ingin dipuji oleh manusia dll.

Maka dari itu riya termasuk
syirik kecil.

“Rosululloh Shollallohu Alaihi Wasallam bersabda : Sesungguhnya lebih mengkhawatirkannya barang yang aku khawatirkan atas
kalian adalah syirik kecil. Mereka berkata : apakah syirik kecil itu
wahai rosululloh. Beliau menjawab : syirik kecil adalah riya`. Alloh
Azza wa Jalla berfirman ketika Dia membalas manusia : pergilah kalian
kepada orang-orang yang kalian pameri di dunia dan lihatlah apakah
mereka bisa membalas amal kalian.”

Ketahuilah syetan mengajak kepadamu
untuk meninggalkan suatu amalan Jika dia tidak berhasil maka syetan
mengajak untuk berbuat riya`. Kalau ini juga tidak berhasil maka
seseorang yang sudah mukhlis lillahi karena Alloh itu dibayang-bayangi
seolah-olah amalannya masih bercampur riya`, sehingga seseorang itu
putus asa dan tidak beramal, untuk itu berhati-hatilah terhadap usaha
syetan ini.

10. Merasa pol sendiri.

Merasa pol sendiri itu bisa timbul karena dia orang yang sehat jarang
sakit, orang yang kuat jarang kalah dengan teman-temannya, orang yang
cerdas, cerdik, pandai menyelesaikan masalah yang sulit. Merasa pol
sendiri bisa juga timbul karena dia turunan bangsawan atau turunan Hasan
Husein, padahal :

 Nabi bersabda : “Wahai Fatimah beramallah (sendiri),
karena aku tidak mencukupi kamu dari Alloh sedikitpun.

Ada lagi orang
yang ujub karena merasa banyak anak, keluarga, famili, banyak harta.

Padahal Alloh berfirman : Di hari seseorang lari dari saudaranya,
ibunya, bapaknya, istrinya, anaknya. Bagi tiap-tiap seseorang dari
mereka di hari itu ada sesuatu yang mencukupinya.

Wahai manusia,
kalian adalah orang-orang yang membutuhkan kepada Alloh, dan Alloh itu
Dzat yang mencukupi dan terpuji.

Ada orang yang merasa pol sendiri
kerena ibadahnya yang mempeng. Masruq berkata : Cukup bagi seseorang
sebagai orang pandai jika takut kepada Alloh dan cukup bagi seseorang
sebagai orang bodoh jika dia merasa pol sendiri dengan amalnya.

Berkata Umar : sesungguhnya termasuk sebaik-baik tobatmu bahwa kamu
mengerti dosamu dan termasuk sebaik-baik amalmu kamu menarik ujubmu dan
termasuk sebaik-baik syukurmu bahwa kamu mengerti kekuranganmu. Berkata
Bukhori, berkata Ibnu Abi Mulaikah : aku menjumpai 30 shohabat Nabi,
semuanya khawatir dalam dirinya ada nifaq (R. Bukhori). Untuk itu
kelebihan apa saja yang ada pada diri seseorang seperti kesehatan,
kekuatan, ilmu, kecerdasan, kecerdikan, keahlian dalam menyelesaikan
masalah, nasab yang luhur, harta benda, anak, orang tua, keluarga,
kekayaan, kemampuan beribadah yang pol, semuanya supaya disadari
semat-mata sebagai peparing Alloh yang harus selalu disyukuri bukan
malah untuk membanggakan diri yang akhirnya bisa menghabiskan amalnya
sendiri.

11. Susah gelisah yang berkepanjangan.

Susah, gelisah, menyesali keadaan, selalu mengingat-ingat kepada
musibah yang menimpa dirinya, meratapi kesusahan yang datang
bertubi-tubi adalah merupakan salah satu tempat masuknya syetan agar
manusia menggerutu terhadap qodar yang ada kemudian menjadi putus asa
dan kufur akhirnya mati masuk neraka. Maka dari itu adanya musibah,
kesusahan-kesusahan, kegelisahan-kegelisahan, supaya dihadapi dengan
sabar, istirja dan yakin bahwa Alloh akan mengganti yang lebih baik.

Nabi bersabda : Barang siapa yang Alloh menghendaki akan mendapatkan
yang lebih baik maka Alloh memusibahi kepadanya.

Tidak menimpa kepada
seorang muslim dari kepayahan, sakit, susah, sedih dan sesuatu yang
menyakiti sehingga duri yang mengenainya kecuali Alloh pasti melebur
dosa-dosanya.

12.Mengikuti hawa nafsu

Mengikuti hawa nafsu juga termasuk tempat masuknya syetan dalam
menyesatkan manusia.

Alloh berfirman : Dan jangan kamu ikuti hawa nafsu
maka ia akan menyesatkan dari jalan Alloh.

Telah diriwayatkan
sesungguhnya Iblis berkata : aku telah merusak mereka dengan dosa-dosa
maka mereka merusak kepadaku dengan istighfar, maka ketika aku melihat
yang demikian akupun merusak mereka dengan hawa nafsu maka mereka
menyangka dapat petunjuk lantas mereka tidak istighfar.

Sesungguhnya
aku khawatir kepada kalian terhadap keinginan-keinginan yang sesat dalam
perut kalian dan farji kalian dan hawa nafsu yang menyesatkan.

13. Sangka buruk

Suudhon juga merupakan tempat masuknya syetan ke dalam diri seseorang
agar satu dengan yang lain saling curiga mencurigai hingga timbul
pertikaian, perselisihan, perkelahian antar sesama muslim sehingga
kerukunan dan kekompakan sebagai ciri khas orang iman bisa rusak. Untuk
itu kita jangan sampai berbuat suudhon.

Alloh berfirman : Jauhilah
kebanyakan berprasangka, karena sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa
dan janganlah kalian mencari-cari kesalahan orang lain dan jangan
bergunjing sebagian dari kalian terhadap sebagiannya.

14. Meremehkan sesama muslim.

Meremehkan sesama orang iman, menghina kepada sesama orang iman
termasuk jebakan-jebakan iblis yang dari padanya dia masuk merusak orang
iman. Untuk itu kita harus kembali pada sabda Rosululloh Shollallohu Alaihi Wasallam : Cukup bagi seseorang termasuk jahat bahwa dia
meremehkan saudaranya yang islam.

Alloh berfirman : Wahai orang yang
beriman, janganlah suatu kaum menghina kaum yang lain barang kali mereka
malah lebih baik daripada yang menghin,a begitu pula wanita yang satu
tidak boleh menghina yang lain barang kali mereka lebih baik dari pada
yang menghina.

15.Meremehkan dosa

Meremehkan dosa adalah salah satu tempat masuknya syetan ke dalam
diri seseorang. Syetan akan mengatakan ini kan cuma dosa kecil tidak
apa-apa, ini ringan saja, akhirnya seseorang melakukan dosa kecil itu
dengan mudah, sehingga menumpuk dan merusak sama sekali. Sabda
Rosululloh :

Jauhilah dosa-dosa kecil karena perumpamaan dosa kecil itu
seperti kaum yang turun di dalam jurang maka datang ini dengan sepotong
kayu dan ini dengan sepotong kayu sehingga mereka membawa kayu yang
dengan kayu itu mereka bisa mematangkan roti mereka. Sesungguhnya dosa
kecil, kapan pelakunya diambil dengan membawa dosa kecil tersebut, maka
dosa kecil tersebut pasti merusaknya.

16. Merasa aman dari siksa Alloh

Ada orang yang selalu berbuat maksiat jika diingatkan dia menjawab
Alloh ghofururrohim, seolah-olah dengan ucapan itu dia telah terbebas
dari siksaan Alloh, dia tidak merasa menyesali atas perbuatannya bahkan
dia merasa bangga dengan pelanggaran-pelanggarannya. Inilah type orang
yang merasa aman dari siksa Alloh, dia itulah orang yang telah melakukan
dosa besar. Syetan selalu menghiasi amalnya dengan bermacam-macam
hiasan sehingga orang tersebut sampai mati merasa tidak akan menghadapi
pengadilan yang berat. Untuk itu kita supaya selalu ingat bahwa hidup
kita di akhirat nanti itu membutuhkan perjuangan yang sungguh-sungguh.
Surga tidak bisa dibeli dengan harga murah. Nabi bersabda :  

Sesungguhnya dagangan Alloh itu mahal dan ketahuilah dagangan Alloh itu
adalah surga.

17. Putus asa dari rohmat Alloh

Syetan masuk ke dalam diri manusia melalui putus asa dari rohmat
Alloh. Seseorang dibayang-bayangi oleh syetan, dosamu sudah amat banyak
tidak mungkin kamu bisa diampuni, lebih baik kamu lakukan apa saja di
dunia toh nanti di akhirat kamu pasti masuk neraka. Dengan rayuan iblis
yang begitu akhirnya banyak manusia yang putus asa dari bertaubat dan
mati tetap masuk neraka, padahal Alloh berfirman :

Katakanlah Muhammad,
wahai hamba-hambaku yang melanggar yang memberatkan atas dirinya,
jangan berputus asa kalian dari rohmat Alloh, sesungguhnya Alloh
mengampuni semua dosa-dosa, sesungguhnya Alloh Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang.

Inilah tempat masuknya syetan ke dalam diri manusia yang
harus selalu kita cermati dan kita waspadai agar kita tidak masuk ke
dalam jebakan mereka, menjadi manusia yang dikuasai oleh Iblis dan mati
masuk neraka.


About jemberldii

Membangun Aqidah Umat dengan Ilmu dan Hikmah, Berakhlakul Karimah dan Memiliki Kemandirian
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s