Teken MOU dengan Jawa Pos Radar Jember, LDII Siapkan Kader Jurnalis

Ditandatanganinya nota kesepahaman / Memorandum of Understanding (MoU) antara ketua DPD LDII Kabupaten Jember Drs. Sunardi, MT dengan pimpinan Radar Jember (29/4) pukul 15.30 di kantor DPD LDII Kabupaten Jember sebagai tindak lanjut dari diklat jurnalistik (23-24) April 2013 yang lalu.

Sunardi telah menyiapkan betul kader-kadernya untuk lebih giat membaca dan menulis, dengan demikian para peserta diklat kami harapkan betul untuk terus belajar kepada pakar-pakar jurnalis, utamanya Radar Jember. Sunardi juga berharap dengan MoU yang dia teken tersebut dapat lebih menjalin kerjasama berkesinambungan antara LDII dengan Radar Jember dalam membina generus LDII yang berwawasan jurnalistik. Sunardi mengharap kepada pimpinan Radar Jember (MS Rasyid selaku manager pemasaran) bisa berbagi ilmu dan pengalaman dalam bidang pemasarannya, (Mulyadi selaku manager pengembangan usaha) dan (Winardi selaku pemimpin redaksi).

Dalam penjelasannya di depan Ketua PC LDII se-Kabupaten Jember, Winardi siap membantu berbagi ilmu dan pengalamannya dalam menulis dan menyusun berita apalagi di LDII juga sudah ada majalah dan DPD LDII Jember sendiri sedang membuat tabloid. Kami dari Radar Jember dapat bersinergi dengan LDII dalam pemberitaan, sedangkan LDII dapat menyalurkan dakwahnya melalui media Radar Jember.

Setelah penandatanganan kesepahaman selesai, Sunardi mengajak segenap rombongan Radar Jember beserta pengurus untuk meninjau TPA/TPQ di masjid Al-Manshurin.

Posted in Teken MoU Jawa Pos | Leave a comment

Radar Jember tantang Diklat LDII dengan MOU

Sore nanti telah disiapkan MOU antara Ldii Jember dengan Radar Jember sebagai tindak lanjut diklat jurnalistik (23-24). LDII ditantang untuk menulis. Ayoo… para jurnalis muda LDII, buktikan hasil diklat kemarin dalam tulisan berkualitas seorang jurnalis. 

Memorandum of Understanding atau Nota Kesepahaman tersebut merupakan bentuk kerjasama antara DPD LDII Kabupaten Jember dengan Media Radar Jember dalam menampung tulisan-tulisan dari LDII dan diupload dalam media Radar Jember. Radar Jember yang masuk dalam Jawa Pos Group diketahui menjadi media terbesar dan banyak di baca di Karesidenan Besuki meliputi Jember, Bondowoso, Situbondo, Lumajang dan Banyuwangi. Dengan MOU ini LDII diberi ruang khusus untuk mengisi redaksi yang telah disepakati bersama Radar Jember.

Nota kesepahaman tersebut rencananya akan ditandatangani di kantor DPD LDII Kabupaten Jember Jl. Langsep Patrang oleh ketua DPD LDII Sunardi dan Pemimpin Redaksi Radar Jember Winardi pada pukul 15.00 wib. 


Posted in MOU dg Radar Jember | Leave a comment

Menabrak Pohon Palem, Nyawa UJ Melayang

Berita mengejutkan meninggalnya ustad Jefri Al Buchori di tengah malam Jum’at Kliwon (25/6) pukul 02.00 wib begitu mengguncang seantero negeri. Disiarkan secara langsung semua televisi di Indonesia menjadi headline news dinantikan oleh seluruh warga negara Indonesia juga mancanegara. Ustad ganteng dengan suara emas itu takkan lagi bisa memberikan ceramah-ceramahnya kepada jamaahnya. Diberitakan kronoligs meninggalnya Ustad Jefry Al Buchori dalam perjalanan pulang dengan mengendari motor gede mengalami kecelakaan di Jalan Gedung Raya Hijau, Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Jumat dini hari 26 April 2013 sekitar pukul 02.00 WIB.

Kawasaki Ninja yang dikendarainya diberitakan ringsek setelah menabrak pohon palem di pinggir jalan dan melemparkannya hingga nyawanya melayang. Kecelakaan terjadi pada pukul 01.00 WIB.

Pagi pukul 03.00 jenazah Uje sudah di mandikan dan disucikan oleh keluarga, rencananya pagi ini jenazah Uje akan di bawa ke Masjid Istiqlal untuk disholatkan. Sejumlah kerabat dan jamaah para pentakjiah secara berduyun-duyun mendatangi rumah duka menghantar perjalanan terakhir Ustad Jefri.Sejumlah artis dan pejabat bahkan sudah berada di tempat Uje. Rencananya setelah Jumatan nanti, jenazah akan dimakamkan di Pemakaman Karet Bivak, Pejopongan di lingkungan makam keluarga.

Posted in UJe Tabrak Palem | Leave a comment

Biografi Ustad Jefri Al Buchori

Masa hidup

sumber : http://id.wikipedia.org
Jefri anak ketiga dari lima bersaudara pasangan Alm. H. Ismail Modal dan Ustz Dra. Hj. Tatu Mulyana ini sejak kecil telah mendapat pendidikan Islam yang kuat. Hal ni terbukti saat duduk di bangku sekolah kelas 3-5 SD meraih prestasi MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an) sampai tingkat provinsi. Setelah lulus SD, bersama kedua kakaknya, Alm. Ust. H. Abdullah Riyad dan Ust. H. Aswan Faisal, bersekolah di PonDaar el-Qolam Gintung, Jayanti Tangerang. Namun selama di pesantren, Uje terbilang nakal. Seringkali saat teman-temannya menunaiam-diam tidur atau kabur dari pesantren untuk main dan nonton di bioskop. Sampai akhirnya Uje dikeluarkan dari pesantren tersebut yang sempat dikecapnya selama tahun yang harus dijalani. Setelah itu, Uje dipindahkan ke Madrasah Aliyah (MA, setingkat SMA). Bukannya bertambah baik, kenakalan Uje justru bertambah.

Apalagi setelah lulus di tahun 1990 dan kuliah di akademi broadcasting, kenakalan Uje tak berkurang. Dia bergaul dengan pemakai narkoba dan sering dugem. Bahkan Uje akhirnya tak menyelesaikan kuliah. Pada tahun 1991, Uje pernah menjadi dancer di salah satu club. Uje juga sering nongkrong di Institut Kesenian Jakarta. Di kala para pemain sinetron sedang latihan, kadang-kadang Uje menggantikan salah satunya. Ia pun ikut casting dan mendapat peran. Salah satu sinetron yang sempat dibintanginya adalah Pendekar Halilintar. Bahkan Uje pernah dinobatkan sebagai pemeran pria terbaik dalam Sepekan Sinetron Remaja yang diadakan TVRI pada 1991.

Uje bertemu dengan Pipik Dian Irawati, seorang model gadis sampul majalah Aneka tahun 1995 asal Semarang, Jawa Tengah. Saat itu, Uje masih berstatus sebagai pemakai. Meski demikian, hal itu tidak menghalangi Pipik yang bersedia dinikah siri pada 7 September 1999. Dua bulan kemudian mereka menikah resmi di Semarang. Pernikahannya dengan Pipik ini dikaruniai tiga orang anak, Adiba Khanza Az-Zahra, Mohammad Abidzar Al-Ghifari, dan Ayla Azuhro.

Hal yang menyadarkan Uje dari kehidupan semu adalah saat dirinya diajak umroh oleh ibu dan kakaknya. Sebagai awal dari usaha pertaubatan, Uje mendapat amanah dari kakak tertuanya alm. Ust. H. Abdullah Riyad, untuk melanjutkan dakwah kakaknya di Jakarta. Sebab alm Ust. H. Abdullah Riyad mendapatkan kepercayaan dari MUIS (Majlis Ugame Islam Singapura) untuk menjadi Imam besar di Masjid Haji Mohammad Soleh, bersebelahan dengan Maqam Habib Nuh Al Habsyi, Palmer Road, Singapura. Uje berdakwah pertama kali di sebuah masjid di Mangga Dua. Pipik Dian Irawati, istrinya, menuliskan teks dakwah yang mesti disampaikan saat itu. Hasilnya, honor ceramah sebesar Rp 35.000 dia bawa pulang dan langsung diberikan kepada istrinya.

Dari situlah Uje mulai berdakwah lewat majelis taklim, mushola, masjid, dan perlahan-lahan bisa seperti sekarang ini, dikenal oleh masyrakat banyak dikagumi oleh seluruh kalangan. Selain itu Uje, juga menyampaikan dakwahnya dalam bentuk lagu-lagu Islami, debut albumnya, Lahir Kembali diluncurkan 2006 lalu. Beberapa lagu diciptakannya sendiri dan dinyanyikan bersama penyanyi lagu-lagu religius muslim, seperti Opick, bahkan pernah berkolaborasi dengan grup band Ungu dalam mini album Ungu bertajuk Para Pencari-Mu (2007).

Posted in Biografi UJE | Leave a comment

SELAMAT JALAN USTAD JEFRI

SEGENAP KELUARGA BESAR
LEMBAGA DAKWAH ISLAM INDONESIA 
(LDII)
KABUPATEN JEMBER
BESERTA SELURUH WARGA LDII
MENGUCAPKAN

TURUT BERBELA SUNGKAWA
ATAS 
KEPERGIAN USTAD JEFRI AL BUCHORI
Jum’at, 26 April 2013
SEMOGA AMAL IBADAHNYA DITERIMA
DISISI YANG MAHA KUASA

DAN 

KELUARGA YANG DITINGGALKAN
DIBERI KETABAHAN DAN KEKUATAN IMAN

Posted in Selamat jalan UJ | Leave a comment

Mengajak Peserta Diklat ke Radar Jember

Untuk melengkapi materi dan bergelut langsung menyaksikan media cetak terbesar di Jember, peserta diklat jurnalistik DPD LDII Kabupaten Jember (24/4) di giring ke redaksi Radar Jl. A.Yani Jember. Dalam kesempatan itu peserta diklat secara langsung diterima oleh pemimpin redaksi Winardi.

Posted in Diklat ke Radar Jember | Leave a comment

Peserta Jurnalistik LDII Kunjungi RRI

Diklat jurnalistik DPD LDII Kabupaten Jember di hari ke-2 (24/4) dengan bangga mengajak seluruh peserta ke Radio Republik Indonesia Jember di Jl.Panjaitan. Kunjungan langsung ke Broadcast PRO2 RRI Jember itu disambut ceria dan antusias para peserta diklat.

Posted in Diklat ke RRI | Leave a comment